Skip to main content

Posts

Featured

#blacklivesmatter

George Floyd. Ia mati di tangan polisi. Tepatnya, di bawah dengkul seorang polisi jahat. Seorang manusia mati di tangan manusia lain yang seharusnya bekerja untuk keadilan dan keamanan semua anggota masyarakat. Seorang manusia yang merupakan seorang Ayah, seorang anak, seorang kakak, seorang teman. George Floyd bukan African American pertama yang mati di tangan polisi. Entah sudah berapa banyak. Terlalu banyak. Apakah mereka akan mati apabila warna kulit mereka berbeda? Kemungkinan besar tidak. Dan kenyataan ini begitu mencabik hatiku.

Proses kematian George Floyd diabadikan kamera handphone. George mati kehabisan nafas. Ia memohon untuk nyawanya, mereka yang melihatnya meregang nyawa memohon agar ia dibiarkan bernafas. Tetapi tidak. Empat polisi Minneapolis membiarkan George mati. Mereka membunuh George. Maka kemarahan pun meledak. Protes yang bermula di Minneapolis menyebar ke seluruh penjuru negeri dan bahkan dunia. Solidaritas kepada kelompok African American muncul dengan kencang…

Latest Posts

Semoga Tuhan, Semoga Semesta

Before Monday: Menyebar Positivisme Lewat Cerita, Gambar, dan Suara

I Left My Heart in the Savanna

May We Kick Ass in 2019!

Teguh Rahmadi

Eraku '90-an!

Untuk Membuat Hati Lebih Ringan

Saudari, Ayo Berdiri!

Indonesia Tempatku Pulang

Anak Perempuan