Bali dan Mengapa Aku Masih Ingin Kembali

Setelah 2 tahun tidak melihat Bali, banyak perubahan yang membuat miris. Rakusnya manusia makin merajalela. Hotel-hotel raksasa, pantai-pantai yang tak lagi perawan dan pengendara yang semakin seenaknya. Bali tak seperti yang dulu lagi, tetapi bukankah perubahan itu pasti terjadi?

Tapi saya masih sungguh cinta Bali, meski bukan karena restoran-restoran keren atau hotel-hotel mentereng. Saya masih cinta Bali karena di sana masih ada Indonesia yang saya cinta, terlebih kini penduduknya sudah beragam warna. Maka yang saya lakukan adalah mencari Bali yang masih saya kenal dan orang-orang yang mengenal Bali jauh lebih dalam daripada sekedar kulitnya yang kini sangat menyilaukan. Bali yang sederhana yang membuat saya jatuh cinta.


















Comments

Popular Posts